Cara Memotong Kuku Bayi Agar Tidak Tajam dan Menjadi Sarang Kuman


Cara Memotong Kuku Bayi Agar Tidak Tajam

Cara Memotong Kuku Bayi Agar Tidak Tajam dan Menjadi Sarang Kuman - Kuku bayi sering kali tumbuh dengan cepat. Kuku merupakan tempat potensial untuk kuman bersarang. Disisi lain, bayi sering sekali memasukkan tangannya kedalam mulut, sehingga kuku yang kotor akan meningkatkan resiko bayi terserang berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri, misalnya diare. Oleh karena itu, kebersihan tubuh bayi, termasuk kuku harus benar-benar diperhatikan agar bayi terhindar dari serangan berbagai macam penyakit yang mungkin timbul.

Selain itu kuku bayi yang tidak dipotong secara teratur sehingga menjadi panjang dan tajam juga sangat berbahaya karena bisa melukai si bayi itu sendiri. Tidak semua ibu paham bagaimana cara memotong kuku bayi yang benar dan aman. Proses memotong kuku bayi sangat berbeda dengan proses memotong kuku orang dewasa. Proses ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, agar tidak terjadi kesalahan memotong yang akan melukai bayi.

Saat akan memotong kuku bayi mungkin akan membuat anda tegang, sampai-sampai tangan anda bergetar saat memegang gunting. Hal ini terutama terjadi pada ibu yang baru pertama kali memiliki bayi. Untuk mencegah bayi bergerak-gerak dan mempermudah proses pengguntingan, hal ini sebaiknya dilakukan ketika bayi tidur. Pegang jari bayi yang akan digunting kukunya dan tekan bagian daging dibawah kuku menjauhi kuku untuk menghindari kesalahan pengguntingan. Anda juga dapat meminta bantuan orang lain untuk memegang tangan bayi apabila anda merasa kesulitan.

Baca juga : Cintailah Anak Anda Dengan Cinta Tanpa Syarat

Ketika anda akan memotong kuku bayi, jangan gunakan gunting atau pemotong kuku orang dewasa. Gunakan pemotong kuku yang didesain khusus untuk bayi, agar lebih dapat disesuaikan dengan bentuk kuku bayi. Proses pemotongan kuku ini sebaiknya dilakukan seminggu sekali karena kuku bayi tumbuh dengan cepat.

Pada bayi yang sudah besar, pemotongan kuku dapat dilakukan dengan memangku bayi di posisi yang nyaman sambil mengajaknya bicara untuk menghilangkan ketegangan. Setelah anda dan bayi merasa nyaman, gunakan satu tangan untuk memegang jari bayi, sedangkan tangan yang satunya memegang gunting dan merapikan kuku bayi. Proses pemotongan kuku sebaiknya dilakukan setelah mandi, karena air, terutama air hangat akan membuat tekstur kuku lebih lunak sehingga akan lebih mudah digunting tanpa menimbulkan rasa sakit.

Demikian tadi adalah tips cara memotong kuku bayi agar tidak tajam dan menjadi sarang kuman dengan cara yang benar dan aman. Semoga bermanfaat untuk para pembaca semuanya, terima kasih.

0 komentar