Cara Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan Menurut Islam



Cara Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan Menurut Islam

Cara Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan Menurut Islam – Mendidik Anak adalah kewajiban kedua orangtuanya. Oleh karena itu sepasang suami istri benar-benar harus memikirkan pendidikan yang terbaik bagi anaknya kelak semenjak dalam kandungan. Sebagaimana dalam Firman Allah dalam Al-Qur'an.


"Dia yang telah menciptakan kamu pasangan dari jenis yang sama (jenis manusia), sewaktu sang suami menyentuhnya/menyelubunginya (kata halus dari hubungan seks), isterinya hamil, kandungannya masih ringan, maka berlalulah hari-hari sampai menjadi berat. Maka ketika itu, keduanya (si ibu dan bapak) berdoa, ya Allah jika Engkau jadikan anak ini anak yang shaleh, sempurna jasmani dan rohani, maka kami akan bersyukur" (QS.Al-A'raf:189)

Dalam Islam mendidik anak sudah harus dipersiapkan semenjak sebelum terjadinya janin pada rahim Ibu, seperti yang tercantum dalam beberapa ayat Al Qur’an di bawah ini :

  • Penciptaan janin harus dari pasangan yang sah, bukan hubungan perzinahan. (QS Al Isra,17:32)
  • Dalam melakuan hubungan biologis suami istri hendaknya diawali dengan doa ataupun minimal basmallah.
  • Setelah terjadi proses nuthfah (sperma), berlanjut menjadi ‘alaqoh lalu mudghah (segumpal daging) maka dimulailah kehidupan seorang anak di dalam rahim ibunya. (QS. Al Mu’minun,12-14)

Pada saat inilah seorang Ibu sudah harus mulai mendidik anaknya di dalam kandungan. Perlunya mendidik anak selama dalam kandungan adalah agar anak menjadi anak yang sholeh-sholehah, cerdas dan sehat. Terdapat beberapa cara mendidik anak sejak dalam kandungan menurut islam, yaitu :

1. Membacakan ayat Al Qur’an untuk janin dalam kandungan

Hal ini perlu dilakukan oleh orangtua dikarenakan fungsi yang paling optimal pada janin saat dalam kandungan adalah pendengaran. Oleh karena itu perlu dibiasakan memperdengarkan ayat Al Qur’an sejak dalam kandungan agar membantu kecerdasan bagi anak dan agar nanti saat usia balita lebih mudah dalam menghafal Al Qur’an.

2. Banyak Berdoa untuk kebaikan Anak

Sebagaimana kita ketahui bahwa doa orangtua untuk anaknya, oleh karena itu perbanyaklah doa yang terbaik untuk anak dalam kandungan. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

"Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi." (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

3. Mengajak berbicara pada janin

Seperti tadi disampaikan bahwa janin dapat mengoptimalkan pendengarannya, oleh karena itu komunikasi antara orangtua kepada anaknya dapat lebih mendekatkan hubungan antara orangtua dengan anaknya kelak.

Baca juga : Cara Memotong Kuku Bayi yang Baik dan Benar

4. Menjaga Akhlak

Hal ini perlu dilakukan dikarenakan akhlak orangtua akan sangat berpengaruh terhadap akhlak anaknya kelak. Segala tindakan anak akan banyak meniru pribadi dan tingkah laku orangtuanya.

5. Menjaga Kehalalan dan kesehatan makanan

Apapun makanan yang dimakan oleh Ibu akan secara otomatis dimakan pula oleh anaknya dalam janin. Bayangkan jika makanan yang dimakan oleh Ibu adalah makanan yang tidak sehat dan tidak halal, secara otomatis akan menggangu kesehatan dan tumbuh kembang anak nantinya.

Islam sangat menitikberatkan kewajiban orangtua dalam mendidik anaknya semenjak dalam kandungan, oleh karena itu semoga beberapa cara mendidik anak sejak dalam kandungan menurut islam ini bermanfaat bagi orangtua dalam mendidik anaknya agar menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin.

0 komentar